seperti mengumpulkan kepingan- kepingan puzzle menuju hatimu. sudah kujalani likunya, namun tak kunjung mencapai cintamu.
apa aku kurang berusaha? atau likunya saja yang terlalu rumit?
aku sedang membicarakan hatimu.
mengapa bisa serumit ini?
atau kamu hanya berusaha memperumitnya agar aku tapernah sekalipun berhasil sampai kesana?
sudah brapa kalimat tentangnya, dan aku yang mendengarkan.
sudah brapa kali kamu menunggunya, dan aku slalu menjadi tempatmu berteduh sejenak.
sudah brapa senyum yang hilang, dan aku yang memunculkannya?
dan sudah brapa bahagia yang kubuat, dan kamu yang menghilang.
aku menyaksikan bayangmu menjauh. kapan kamu kembali berlabuh? tepat dimana hatimu pernah terjatuh?
"Tuhan itu adil. cinta yang hebat diminta bertahan sampai sekarat"
No comments:
Post a Comment