Wednesday, 24 July 2013

(:

ketika berusaha menjadi yang terbaik dan ternyata di mata orang itu belum cukup baik,
sakitnya luar biasa..

Saturday, 20 July 2013

setidaknya, bagiku..


orang yang berada di sekitarku menuntunku ke jalan yang lurus –setidaknya menurut penilaian mereka.
suatu jalan yang aku sendiri mungkin jika mengikutinya akan hilang arah –malah.
aku sudah memiliki duniaku sendiri,
dimana duniaku berisi orang- orang yang sebagian besar berusaha terlihat lurus di kehidupan mereka.
terlihat lurus walaupun sebenarnya kami berjalan di jalan yang berkelok.
begitu pula aku.
ingin memperdebatkan dengan teori apapun, tidak ada satupun teori yang tepat untuk menyatakan bahwa jalan yang aku pilih ini benar.
jalanku ini menyalahi aturan,
aturan semesta.
tapi bagiku, hanya 1 alasan kuat saja yang membuat aku menjalani ini semua.
karena rasa sayang dan cinta yang datang di dalam kehidupan aku,
meskipun dalam bentuk dan wujud yang berbeda.
aku tidak menyalahkan atas hal yang terjadi padaku karena menurutku tidak ada yang salah dengan ini.
aku tidak memerlukan alasan kenapa aku menjalani ini,
karena mungkin apa yang Tuhan rencanakan untuk kehidupanku itu adalah hal yang terindah.




menurut mereka lurus, tapi bagiku itu adalah tempat dimana aku akan kehilangan arah,
jalanku ini bukan pilihan,
aku berbeda.



Friday, 19 July 2013

me (just) me

im just a girl (hah? girl? inget umur ingeeet -___-)
im just a woman(brasa tante2 aja -___-)

oh oke ralat, im just a human full of weaknesses

tipe orang yang urat marahnya udah ampir putus.
orang yang mungkin menurut penilaian orang galak pemarah bawel dan nakal(emang iya sih hehe) tapi juga punya sisi sensitifitas yang tinggi.
orangnya tuh moody banget uda kayak koreng sensitifnya uda kayak ibuk2 kos kalo uda bawel uda kayak pembunuh berdarah dingin kalo uda marah dan kayak anak esde kalo uda nangis :p

tipe orang yang pencemburu(cuih!) dan jangan pernah bikin masalah because this is my life so dont give me a shit!
i am who i am, judge me all you want and see if I care... seriously. bring it on! i'll kick your ass just for fun :p
susah buat ngelupain kesalahan orang.

orang yang idealis pendirian kuat #beda tipis sama keras kepala# dan gasuka sama yang namanya kepura- puraan.
tipe orang yang cuek jarang mau dapet saran dari orang :p
mm pemales kalo kata orang2 tapi jangan percaya sama omongan orang :D gamales2 banget kok cuman males aja :p

orang yang tulus sama orang kalo udah sayang ehem :D
tapi gatau knapa kadang2 dibales pake rasa sakit ati -____-
egois dan kalo uda pengen sama sesuatu harus terpenuhi.
gapinter apa2 cuma pinter masak sama pinter debat aja -gapunya keahlian khusus yang bikin orang tertarik dan mengagumi.

orang yang simple dalam urusan yang biasanya cewe- cewe ribetin.
pengagum bunga dan barisan kata- kata yang mengena di hati.
pencinta sesuatu yang sederhana#bagi sebagian orang# tapi beda unique dan yang pasti indah -setidaknya menurut aku
penyuka kembang api, hujan dan bintang.
gila foto dan sesuatu yang berkaitan dengan fotografi (:


kayanya gada yang istimewa dari sosok ini,
bukan karena "apa" yang membuat orang itu istimewa,
tapi mungkin "orang- orang" yang dia punya di sekitarnya yang bikin dia istimewa (:




bahagia itu sederhana,
dapetin ucapan selamat pagi dan ucapan selamat malam tiap hari.

bahagia itu sederhana,
menghabiskan setiap waktu senggang dengan ketawa ngakak dengan hal2 yang kadang2 freak

bahagia itu sederhana,
ketika kamu tersenyum..............karena aku (:

bahagia itu sederhana,
ketika aku dapat merasakan kehangatan pelukanmu

bahagia itu sederhana,
ketika kamu menggandeng tanganku ketika menyebrang

bahagia itu sederhana,
ketika aku menyiapkan makananmu

bahagia itu sederhana,
ketika aku bersandar di bahumu

bahagia itu sederhana,
ketika aku tidur di pangkuanmu

bahagia itu sederhana,
saling berbagi cerita setiap hari

bahagia itu sederhana,
ketika aku adalah tempatmu bersandar

bahagia itu sederhana,
ketika  aku yang bisa ngasih kamu seneng, sedih, kesel, dan marah :p

bahagia itu sederhana,
ketika aku ada di setiap situasimu

bahagia itu sederhana,
ketika aku orang pertama yang mengucapkan hari spesialmu

bahagia itu sederhana,
ketika aku bisa memiliki kamu di hariku

bahagia itu menjadi lebih sederhana,
ketika kamu bahagia................karena aku (;

Thursday, 18 July 2013

bahagia

Kalau ada yang bertemu dengan dia, dia akan selalu bilang kalau dia beruntung mendapatkanku. Aku bilang, aku yang beruntung. Aku tahu itu.

Dan kalau ada yang bertanya apakah aku sebahagia ini karena dia adalah sosok yang selalu aku impikan? Aku akan menjawab tidak. Sama sekali tidak. Dia jauh dari tipe yang selalu kuceritakan kepada semua orang tentang sosok seperti apa yang ingin aku nikahi. Jangan salah, dia tidak buruk rupa atau pendek. Dia tetap menarik dan mengagumkan. Hanya saja, bukan seperti dia yang selalu aku bayangkan untuk menjadi suamiku. Masih banyak kekurangan.

Tetapi, meski dia bukan mimpiku, dia adalah kenyataanku, yang sekarang sedang aku lihat muka polosnya saat tertidur. Dan kenyataan selalu lebih berarti daripada impian yang tidak terjadi, bukan?

Dia datang entah dari mana munculnya dan entah kebetulan atau tidak, waktunya tepat pada saat aku terluka. Mungkin ini konspirasi semesta yang seperti kata Rhonda Byrne, "Semesta akan menjawab apa yang kita minta". Dalam bahasaku, Tuhan akan menjawab apa yang dibutuhkan oleh kita, meski kita tak pernah mengucapkannya dalam doa.  Jadi, mungkin karena itu dia datang tepat pada saat aku terluka.

Lalu dia datang dan menuntunku. Dia menunjukkan jalan, bahwa bahagia tidak hanya berada di tempat yang kita suka. Kita tidak pernah tahu ada bahagia di tempat lain jika kita tidak pernah berusaha ke sana. Dan dia benar-benar mengajakku ke sana. Ke bahagia, suatu tempat yang dulu aku mengira bahwa hanya ada satu tempat seperti itu di dunia... di masa laluku.


"Bahagia bukanlah tempatnya, bahagia adalah perasaan kita," katanya.


Kalau ada yang mengira bahwa dia pasti berhasil membuatku bahagia karena mungkin sering membuatku tertawa, mereka salah. Dia jarang membuatku tertawa. Atau kalau ada yang mengira dia membelikan aku segalanya, mereka juga salah. Dia bukan orang kaya.

Aku bahagia, karena dia mencintaiku. Itu saja. Kenapa orang harus selalu membutuhkan alasan lainnya? Kenapa tidak cukup jatuh cinta dan bahagia saja?


Dan yang membuatku semakin jatuh cinta adalah karena pada suatu hari, dalam cintaku yang membuncah ke mana-mana kepadanya, aku bertanya dengan kemanjaan yang belum pernah aku lakukan pada lelaki mana pun sebelumnya, "Apakah kita akan selalu seperti ini? Saling jatuh cinta setiap hari dan tidak pernah bertengkar?"

Dia menjawab, "Aku tidak bisa menjanjikan itu. Suatu hari nanti, akan ada masa dimana kita bertengkar. Pasti. Tidak ada satu pun orang dan pasangan di dunia ini yang tidak memiliki masalah untuk dipertengkarkan. Tapi aku bisa menjanjikan ini, bahwa kita akan melaluinya, dan jatuh cinta kembali pada akhirnya."

Jawaban itu sudah cukup. Kalau pun bertengkar, akan "Jatuh cinta kembali pada akhirnya." Itu cukup. Sangat cukup. Dia tidak menjanjikan aku kebahagiaan setiap hari, dia menjanjikanku untuk apa pun yang terjadi, kami berdua akan jatuh cinta kembali.

Tetapi jika semua itu belum cukup bagi orang untuk memuaskan jawaban kenapa aku bahagia dengannya, mungkin aku akan menjawab ini,  

"Karena menurutku dia adalah Polarisku. Mau apa pun, dalam keadaan apa pun, dia akan selalu ada di sana. Seperti Polaris yang akan selalu berada di utara. Seperti ketika dia menemaniku saat aku dalam keadaan paling terluka. Dia Polarisku. Bintang paling terang kapan pun aku membutuhkan jalan keluar. Seperti ketika dia datang pada suatu saat ketika aku mengira tidak akan bisa lagi berbahagia, lalu dia dengan sikapnya seperti berkata, 'Kemarikan tanganmu. Biar aku yang menjaga bahagiamu'."

kamu, ada

kamu pernah ada.
terutama ketika aku sedang membutuhkan teman untuk berbicara, dan kamu tiba-tiba saja di sana. Mengajakku tertawa dengan kekonyolan-kekonyolanmu sampai aku lupa bahwa sebenarnya kita tidak pernah benar-benar bersama. Aku di sini, kamu di sana.

kamu pernah ada.

dalam doa-doaku, agar suatu hari Tuhan tidak hanya menumbuhkan perasaan menjengkelkan berupa kenyamanan yang saat ini aku rasakan. Aku meminta lebih, layaknya manusia umumnya. Aku minta diberi kesempatan agar kelak kita diberi kesempatan untuk saling jatuh cinta, lalu bahagia lebih lama dari selamanya. Terkesan seperti roman, tapi aku bilang itu harapan.

kamu pernah ada.

dalam kata-kata yang aku rangkai dengan tersenyum-tersenyum sendiri, atau dengan merasakan sesak di dada. Tergantung apakah rangkaian kata itu sedang menggambarkan detail tentang kamu atau sedang menggambarkan harapanku yang tetap hanya selalu menjadi 'harapanku'.

kamu, terima kasih sudah pernah ada.

terimakasih sudah memberi banyak tawa. Terima kasih sudah menaruh puluhan giga byte memori ke hard disk kepalaku. Aku tidak pernah harus berpura-pura menjadi orang lain ketika bersamamu.

kalau ada yang bertanya apa hal terbaik yang pernah terjadi kepadaku, aku akan menjawab momen-momen percakapanku denganmu.

dan kalau ada yang bertanya apa aku bahagia melewati semuanya? aku akan menjawab, "Ya. Aku bahagia..."

tapi kalau semua kata "pernah" di semua paragraf di atas dihapus, aku pasti lebih berbahagia.