Tuesday, 10 September 2013

telah kutautkan

senja itu meninggalkan pesan pada sebuah hati, tentang sore yang terlupa, tentang siang yang terlupakan, tentang semua yang hilang dalam sekedip bintang.

senja diujung mata, membuncahkan air mata, seolah tak rela jika mendung menjadi pihak ketiga, penghalang cintanya kepada bintang yang setia dikedipnya.

engkaukah itu pelangi?
yang telah melingkarkan cincin dijemari hujan, diantara senja yang menghujam?

pelangi itu membelah langit sempurna tanpa malu, begitu percaya diri seolah tahu bila semua merindu, menebar senyum merengkuh pesona, tapi cuma sementara, sebentar kemudian wajahnya nampak memudar berganti pucat pasi, karena hujan telah berhenti, pelangipun meregang hilang tak nampak lagi.

di ujung lembayung telah kutautkan, sebuah harap dalam temaram, bantulah aku senja , agar aku terus berdiri dalam putaran roda yang hampir tiba.

jika pagi, siang dan malam adalah manifestasi kebahagiaan, maka mari kita cari tahu dimana senja berada.

No comments:

Post a Comment