ku pikir semua itu bakal baik-baik saja, tapi pada kenyataan nya tidak sama sekali.
semua itu seakan mulai menjauh dan menjauh dari angan.
entah mengapa semua sikapmu yang acuh tak acuh itu masih menjadi sesuatu yang terlihat lemah lembut dimataku.
setiap hari hanya ada diri ini sendiri yang selalu menanti
tulisan-tulisan kecil yang sangat berarti tapi tak kunjung datang.
kemana tulisan-tulisan yang selalu menemani hariku?
setiap hari aku selalu kehilangan kamu, jarang ku temukan dirimu berada disini.
ada yang ku ingin tanyakan padamu, “apakah kamu tak ingin dan tak bisa untuk benar-benar tetap tinggal?”.
sehingga
disaat aku membutuhkanmu, maka aku tak perlu lagi berharap pada harapan
kosong agar kamu selalu datang untukku.
dan aku tak perlu lagi
repot-repot menunggumu untuk meninggalkan segala kesibukanmu.
setiap waktu berjalan, aku selalu mencoba untuk tetap bersabar dan bertahan dengan semua sikap mu yang tak peduli itu.
aku selalu
menunggumu ketika kamu bahkan tak akan kembali lagi hari-hari itu.
tak begitu berharga kah aku dimatamu? sebegitu tak pentingkah aku di hatimu? sebegitu tidak berartikah aku di hidupmu?
aku cukup merasa lelah melihat semua sikap mu ini.
aku hanya ingin
meminta sedikit saja pengertianmu, sedikit saja perhatianmu agar kau
menganggapku tetap ada, seperti aku yang menganggapmu selalu ada.
tak ingin taukah kamu bagaimana kabarku disini?
tak ingin taukah kamu
apa yang sedang ku lakukan?
tak ingin taukah kamu akan hal itu?
mungkin
tak sedikitpun terbesit dipikiranmu ingin mengetahui itu dan
menanyakannya padaku.
apa kamu sudah merasa BOSAN?
apa kamu sudah merasa MALAS ini?
kemana kamu yang dulu?
kamu yang sekarang, kamu yang telah berubah. kamu yang tidak lagi aku kenal.
No comments:
Post a Comment